[Lima] I Have An IDEO!

IDEO adalah sebuah perusahaan konsultasi desain dan inovasi yang didirikan pada tahun 1991 dan berbasis di Palo Alto, California, Amerika Serikat.

Apaan sih IDEO? Kenapa bahas perusahaan ga jelas gini?

Well, IDEO adalah salah satu perusahaan yang menurut gw salah satu yang paling spesial dan paling kreatif dan inovatif di dunia ini.

Hah, inovatif? kok di post lo yang nomer [Tiga] gada nama IDEO?

Justru itu hebatnya. Kesepuluh perusahaan tersebut ternyata adalah klien IDEO!

Wow. Melihat fakta di atas sepertinya memang pantas kalo IDEO dinobatkan menjadi perusahaan paling kreatif versi gw.

Terus bagaimana ya cara mereka mendapatkan ide-ide kreatif secara terus-menerus? Yuk, kita coba cari tau…

Cara bekerja suatu perusahaan ga akan pernah lepas dari visi dan misi yang telah mereka tetapkan di saat perusahaan tersebut didirikan.

IDEO ini mempunyai pemikiran dalam visi dan misinya bahwa kekuatan pemikiran desain untuk menciptakan perubahan sosial yang signifikan.

Sebagai contoh yang paling murni adalah pendekatan yang berpusat pada manusia, dampak sosial memobilisasi pemikiran desain sebagai alat untuk mengatasi masalah-masalah sosial global seperti kemiskinan, kesehatan, air, pemberdayaan ekonomi, akses ke jasa keuangan, dan kebutuhan pelayanan dasar.

Nah, dari pemikiran di atas, maka Tim Brown menciptakan apa yang disebut konsep Design Thinking.

Menurut Tim Brown, CEO dari IDEO, design thinking adalah suatu pendekatan yang menggunakan kepekaan desainer dan metode untuk pemecahan masalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam teknologi yang komersial dan layak jalan. Dengan kata lain, pemikiran desain adalah inovasi berpusat pada manusia.

Design Thinking

Design Thinking ala Tim Brown

Terus gimana sih cara mereka bekerja? Gimana cara mereka biar bisa terus mendapat ideo-ideo yang cemerlang?

Tom Kelley, General Manager dari IDEO, membagi The IDEO Process dalam 5 langkah:

1. Understand: Mengerti pasar, mengerti klien, mengerti teknologi dan mengerti kendala dalam menggabungkan ketiga aspek tersebut

2. Observe: Mengamati tentang segala masalah yang dihadapi, tentang hal-hal apa saja yang saat ini disukai dan tidak disukai? apa saja hal-hal yang saat ini belum memuaskan?

3. Visualize: Bagaimana IDEO mencari solusi dalam memecahkan permasalahan. Solusi-solusi tersebut lalu dirundingkan dan digambarkan dalam bentuk story board, lalu membuat prototype.

4. Evaluate & Refine: Membuat rencana dari prototype yang telah dibuat yang sekiranya dapat diimplementasikan.

5. Implement: Mengimplementasikan rencana prototype yang telah dibuat lalu dikomersilkan dan dipasarkan.

Menurut orang-orang yang kepala sebelah kanannya gede sebelah ini, desain adalah berantakan dan non-linier. Maka setiap proyek yang mereka lakukan adalah dipesan lebih dahulu dan menyesuaikannya untuk tantangan di tangan. Lalu langkah pertama dalam pembuatan desain tersebut adalah ketika  mulai mengambil bentuk, dimana kerjasama IDEO dengan klien dimulai.

IDEO mengacu pada pendekatan secara keseluruhan sebagai “pemikiran desain”: suatu cara pemecahan masalah yang menggunakan metodologi desain yang meliputi meliputi pengamatan, prototyping, bangunan, dan cerita, dan dapat diterapkan oleh berbagai orang untuk sebuah tantangan organisasi luas.

Pendekatan pemikiran desain ini dilakukan secara inheren dan bersama-sama dengan menyatukan orang-orang dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda. Dari sini maka IDEO dapat lebih efektif untuk mengeksplorasi ide-ide baru yang lebih berpusat pada manusia, yang lebih mampu akan dieksekusi, dan yang menghasilkan hasil baru yang berharga. Desain berpikir juga memungkinkan kita untuk secara kolektif mengatasi masalah dan ide-ide yang lebih kompleks dibandingkan hanya pemikiran dari seorang desainer atau dari satu disiplin ilmu saja.

Jadi, kunci dari bagaimana IDEO dapat menghasilkan ide-ide yang berkualitas adalah dengan berpikir secara inheren dan kolektif dengan menggabungkan berbagai disiplin ilmu yang berbeda untuk kemudian dikerucutkan menjadi suatu ide besar yang dapat diimplementasikan dengan baik.

So, get stuck? Think IDEO ways and you will got a brilliant IDEO!

Archimedes said EUREKA!!!

Archimedes said: "EUREKA!!!"

Advertisements

~ by arianewibisana on October 19, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: